20
Ju
Panduan Analisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
20.06.2018 00:41


Tatkala menyaksikan festival sepakbola pada layar muka kita terkadang disajikan kesibukan tebak skor yang dijalani para juru. Walau merampok, saya gak percaya tebak skor adalah sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, namun tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Luar biasa dengan menebas siapa menyunggi yang hendak menang -- atau bahwa pertandingan hendak berakhir beserta seri. Mereka seperti itu regular saja dilakukan, walau pada akhirnya sepak bola itu tambun sehingga pemenang pun kerap kali cela diprediksi. Apa sebab? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini abdi akan dukung beberapa trik membuat perkiraan yang masuk. Bukan bermanfaat saya selamanya benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran antisipasi yang sedang tinggi: pada umumnya 3 daripada 4 antisipasi saya setara kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, beta memprediksi akan terjadi All German kesimpulan di Liga Champions. Dalam final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang memadati sebuah programa nonton membarengkan, saya menenung Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemenangan. Sebelum ini saya pula meyakini bahwa Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Final, saya mengibaratkan Belanda mau mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah; antisipasi bisa sahih bisa melenceng, tapi yang penting 1 buah prediksi telak harus mempunyai dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka unsur keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak sanggup diprediksi berdasar pada 100%, lagi pula prediksi hal skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi naik tajam.

Hamba ajak Anda untuk menyelidik beberapa antisipasi terakhir beta guna menceritakan beberapa pijakan penting yang saya tetap akan produktif bagi Engkau saat menguji memprediksi perbandingan.

Di antara perkiraan yang hamba sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Walaupun demikian siap logika dalam belakang perkiraan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Prasarana masa menyatakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media heran saya menelan kabar kalau Ronaldo & Mourinho pula tidak damai (berita mengenai hal tersebut baru menongol di Nusantara beberapa saat lalu). Sebagai pelatih saya paham resmi arti kesentosaan tim di dalam dan pada luar tanah lapang dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang menghasilkan saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, paling utama saat sebuah turnamen berjalan di mana pemain kudu terus rapi tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat pertandingan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan liga kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen kru lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau kurnia keseluruhan tim juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Secara subjektif saya membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata dinamakan objektivitas, kalian semua pasti setuju kalau Belanda rumpang di buat Indonesia. Dan kemudian mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia hendak bermain maksimum gairah, dengan demikian akan sanggup mereduksi perlawanan kualitas. Jadi, skor tipis atau gede bisa pula diprediksi dengan sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela sebuah tim tatkala membuat bayangan. Kita mahir selalu berharap tim kesayangan kita menang, tapi ketika membuat perkiraan tentu mantik harus diutamakan di buat fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu media perihal tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir periode. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan benar2 benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan fakta yang lain merupakan salah satu tiruan dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Agen bola terpercaya Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan layak menjadi landasan membuat 1 buah prediksi perbandingan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern pula dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang megah saat menggulung Bayern, besar yang kemudian menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pula biar tidak bisa dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan jurang kedua menyunggi yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini selalu.

Karena dugaan saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak memeras saya meneka berbagai perbandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau saya tolak beserta alasan luka paham menyerempet kekuatan kedua tim. Alasan saya ini senafas dengan tips perkiraan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi keterangan dan pesiaran yang indah mengenai tim atau perkongsian tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil menjadi pakar tentang semua persatuan yang terselip. Akui sekadar.

Tips perkiraan 7: Aku juga bukan seharusnya meneka setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua tim menurut Engkau 50-50. Pada waktu sudah begitu tahan bangun, hindari mendesak diri membuat prediksi. Secara demikian prosentase kejituan bayangan anda akan meningkat.

Masih banyak usulan lainnya yang bisa & patut dikenakan dalam memproduksi sebuah antisipasi yang terhormat. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh realitas prediksi tersebut. Sebuah bayangan yang berkualitas, baik sahih maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Datenschutzerklärung
Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!